expr:class='"loading" + data:blog.mobileClass'>

Senin, 10 Oktober 2016

Halo teman-teman kali ini saya akan menjelaskan apa itu Business Process and IS dan IS for different types of organization

Business Process and IS adalah suatu kumpulan kegiatan yang saling terkait dan saling berhubungan untuk menyelesaikan suatu masalah dan juga untuk menghasilkan produk atau jasa.

Suatu proses bisnis dapat dipecah menjadi beberapa subproses yang masing-masing memilikiatribut sendiri tapi juga berkontribusi untuk mencapai tujuan dari superprosesnya. Analisis proses bisnis umumnya melibatkan pemetaan proses dan subproses di dalamnya hingga tingkatan aktivitas atau kegiatan
adanya subproses sebagai berikut :

Tipe Bisnis Sistem informasi /Types of Business Information Systems (BIS/ BSI):
Proses bisnis terdapat tiga jenis proses bisnis:
Proses manajemen, yakni proses yang mengendalikan operasional dari sebuah sistem. Contohnya semisal Manajemen Strategis
  1. Proses operasional, yakni proses yang meliputi bisnis inti dan menciptakan aliran nilai utama. Contohnya semisal proses pembelian, manufaktur, pengiklanan dan pemasaran, dan penjualan.
  2. Proses pendukung, yang mendukung proses inti. Contohnya semisal akunting, rekruitmen, pusat bantuan.

Bagaimana IT meningkatkan proses bisnis/ How IT enhances business process

Dengan mengetahui keuntungan-keuntungan penerapan teknologi IT di perusahaan tersebut, misalnya :
1. Yang tadinya manual menjadi otomatis, dan hal ini mengurangi biaya untuk tenaga kerjanya, biaya untuk kertas, alat tulis, dll.
2. Waktu mengerjakan yang lebih cepat dengan adanya IT. Sebab dengan IT ini akan memperbendek rantai birokrasi, yang tadinya selesai dalam 1 minggu dengan IT hanya butuh waktu 1 hari. Apabila waktu tadi kita konversikan ke biaya maka akan mendapatkan penghematan sekian rupiah.
3. Pengambilan keputusan yang lebih cepat, karena dengan IT maka data yang dibutuhkan dapat diperoleh dengan cepat. Hal ini tentu saja akan menjadikan perusahaan menjadi lebih kompetitif. Sebab dampaknya akan sangat besar bisa jadi karena pengambilan keputusan yang lambat sebuah perusahaan akan kehilangan banyak order.
4. Dengan penerapan teknologi IT kita akan dapat menghemat baiaya promosi dan pemasaran, karena promosi lewat web site akan sangat murah dan konsumen dapat melihat profil perusahaan dari mana saja diseluruh dunia.
5. Dengan IT maka sistem akan dapat terintegrasi disemua kantor atau perusahaan sehingga hal ini akan dapat meningkatkan kecepatan dalam merespon sesuatu dan pihak manajemen akan dengan cepat mengetahui kondisi perusahaannya tanpa harus berkunjung ke kantor cabang yang jauh dan memakan biaya transportasi.
Jadi sebenarnya penerapan IT ini akan sangat menghemat biaya di semua aspek, baik tenaga kerja, proses, pemasaran, maupun manajemen. Dan penerapan IT ini juga akan dapat mempercepat kemajuan perusahaan, dengan semain meningkatnya margin perusahaan.
Untuk mengetahui secara pasti berapa keuntungan yang dihasilkan oleh IT maka Anda dapat menghitungnya dari penghematan-penghematan yang dihasilkan perusahaan Anda sebagai imbas dari penerapan IT dikonversikan ke Rupiah, dan kemajuan-kemajuan yang dicapai perusahaan anda dari penerapan IT ini, maka akan muncul angka yang cukup signifikan.

Sedangkan

Sistem informasi untuk berbagai jenis organisasi
/IS for different types of organization

Dalam sebuah organisasi atau perusahaan para pemimpin perusahaan maupun para staf yang ada dalam perusahaan memerlukan akses ke data informasi yang dikumpulkan oleh  berbagai unit untuk melihat perkembangan perusahaannya, apakah untung atau rugi ? Selain itu Keputusan manajer maupun pimpinan tidak hanya dari satu pihak, tapi harus dalam kesepakatan banyak pihak agar perusahaan mendapatkan keputusan yang terbaik.

Misalnya, manajer harus mengakses informasi organisasi tentang produksi , sumber daya manusia, dan area bisnis lainnya. Mustahil untuk memasarkan suatu produk secara baik  jika anda tidak mengetahui kemampuan dan biayanya, dan untuk itu diperlukan interaksi dengan area manufaktur. Demikian pula jika organisasi tidak mampu mempekerjakan  pegawai pegawai yang dapat mengembangkan dan mengoperasikan aplikasi bisnis elektronik, tanggung jawab bagian sumber daya manusia, maka tidak perlu mengembangkan strategi  pemasaran untuk akses internet

adapun subtopiknya sebagai berikut:

1. E-Business

e-Business atau Electronic business adalah aktivitas yang berkaitan secara langsung maupun tidak langsung dengan proses pertukaran barang dan/atau jasa dengan cara memanfaatkan internet sebagai medium komunikasi dan transaksi,dan salah satu aplikasi teknologi internet yang merambah dunia bisnis internal, melingkupi sistem, pendidikan pelanggan, pengembangan produk, dan pengembangan usaha. Secara luas sebagai proses bisnis yang bergantung pada sebuah sistem terotomasi. Pada masa sekarang, hal ini dilakukan sebagian besar melalui teknologi berbasis web memanfaatkan jasa internet. Terminologi ini pertama kali dikemukakan oleh Lou Gerstner, CEO dari IBM.

2. E-Commerce

Perdagangan elektronik (bahasa Inggris: electronic commerce atau e-commerce) adalah penyebaran, pembelian, penjualan, pemasaran barang dan jasa melalui sistem elektronik seperti internet atau televisi, www, atau jaringan komputer lainnya. E-commerce dapat melibatkan transfer dana elektronik, pertukaran data elektronik, sistem manajemen inventori otomatis, dan sistem pengumpulan data otomatis.

Industri teknologi informasi melihat kegiatan e-commerce ini sebagai aplikasi dan penerapan dari e-bisnis (e-business) yang berkaitan dengan transaksi komersial, seperti: transfer dana secara elektronik, SCM (supply chain management), pemasaran elektronik (e-marketing), atau pemasaran online (online marketing), pemrosesan transaksi online (online transaction processing), pertukaran data elektronik (electronic data interchange /EDI), dll.

E-commerce merupakan bagian dari e-business, di mana cakupan e-business lebih luas, tidak hanya sekadar perniagaan tetapi mencakup juga pengkolaborasian mitra bisnis, pelayanan nasabah, lowongan pekerjaan dll. Selain teknologi jaringan www, e-commerce juga memerlukan teknologi basisdata atau pangkalan data (databases), surat elektronik (e-mail), dan bentuk teknologi non komputer yang lain seperti halnya sistem pengiriman barang, dan alat pembayaran untuk e-dagang ini

3. E-Health

E-health adalah istilah yang relatif baru untuk praktek kesehatan yang didukung oleh proses elektronik dan komunikasi. Penggunaan istilah bervariasi:. sebagian orang akan berpendapat itu dipertukarkan dengan informatika kesehatan dengan definisi yang luas meliputi proses elektronik / digital dalam kesehatan, sementara yang lain menggunakannya dalam arti sempit dari praktek perawatan kesehatan menggunakan Internet. Hal ini juga dapat mencakup aplikasi kesehatan dan link pada ponsel, disebut sebagai m-kesehatan atau e-Health.

4. E-Government

Pemerintahan elektronik atau e-government (berasal dari kata Bahasa Inggris electronics government, juga disebut e-gov, digital government, online government atau dalam konteks tertentu transformational government) adalah penggunaan teknologi informasi oleh pemerintah untuk memberikan informasi dan pelayanan bagi warganya, urusan bisnis, serta hal-hal lain yang berkenaan dengan pemerintahan. e-Government dapat diaplikasikan pada legislatif, yudikatif, atau administrasi publik, untuk meningkatkan efisiensi internal, menyampaikan pelayanan publik, atau proses kepemerintahan yang demokratis. Model penyampaian yang utama adalah Government-to-Citizen atau Government-to-Customer (G2C), Government-to-Business (G2B) serta Government-to-Government (G2G). Keuntungan yang paling diharapkan dari e-government adalah peningkatan efisiensi, kenyamanan, serta aksesibilitas yang lebih baik dari pelayanan publik.

5. ERP

Saya lebih suka menjelaskannya dengan istilah dan cara yang sederhana. Sebenarnya arti ERP (Enterprise Resource Planning) tidak jauh dari Istilah sederhana yang sering kita dengar ‘program accounting’. Dalam perkembangannya ERP mengalami penyempurnaan dengan memasukkan aspek-aspek lain dalam perusahaan sehingga tidak hanya mencakup aspek akuntansi dan keuangan, tetapi sudah mencakup produksi,pembelian, penjualan, HRD, payroll, pajak dlsb. Intinya, dengan ERP memungkinkan kita mengintegrasikan pekerjaan / aktivitas perusahaan dalam satu wadah.
Satu wadah itu bisa berbicara mengenai satu tujuan/goal, satu database, satu bahasa, satu istilah, satu program, satu aturan main yang dipakai untuk melakukan semua aktivitas. Contoh sederhananya, item yang dijual ‘item no. 1’ dipergunakan dalam penawaran oleh salesman bagi customernya, ‘item no. 1’ tersebut selanjutnya dipergunakan oleh bagian sales admin untuk dipakai dalam penerbitan Sales Order, demikian juga dengan bagian produksi, logistik, pembelian, pengiriman, penagihan, akuntansi, keuangan, managemen. Dengan kesepakatan ‘satu’ ini diharapkan tidak terjadi kesalahpahaman, salah ketik, salah jumlah, pengulangan pekerjaan dlsb.
Demikianlah dengan integrasi system niscaya kinerja perusahaan dapat ditingkatkan menjadi lebih efisien, lebih efektif, lebih cepat, lebih tepat dan tentunya berujung pada lebih profitable.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar